Sabtu, 19 September 2015

anonymous

sisi lemahku mulai kelihatan lagi,
numpahin kekesalan cerita ke mbah sampe nangis.
rasanya bisa legah ngutarain apa yang aku rasain.
tapi aku masih belum terima sama jawabannya.
mungkin pemikirannya masih terlalu tradisional, belum tau perkembangannya jaman bagaimana,.
memang agama harus diutamakan, tapi jangan terlalu naif dan meninggalkan kehidupan yang semakin lama semakin maju.
jika kita masih berfikir sempit, bagaimana kita bisa berkembang?
bagaimana kita bisa tahu dunia luar jika kita hanya berdim diri dirumah.
ya mungkin setidaknya ada internet atau buku yang bisa menjadi jendela dunia.
tapi sekarang tidak seperti dulu.
kecakapan berbicara, dan banyaknya teman yang dimiliki akan mempengaruhi bersosialisasi di masyarakat.

-anonymous-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar