Senin, 05 Desember 2016

Anonymous

Saya iri melihat bagaimana kedekatan orang-orang, saya ingin seperti mereka.
Tetapi saya takut jika terlalu dekat dan mendalam, 
Karna dimana ada pertemuan pasti ada perpisahan, dan perpisahan itu menyakitkan.
Karna saya tidak ingin merasakan sakit.

Tetapi terkadang saya tidak bisa mengontrol rasa empati saya sendiri, saya terlalu peduli dengan orang terdekat saya, mungkin banyak yang tidak menyadarinya. Tetapi jika saya benar-benar menyayangi itu sungguh ikhlas.

Membuka hati saya itu tak semudah membuka pintu yang ada kuncinya.
Hingga sekarang, saya belum menemukan kunci pintu hati saya.

-anonymous-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar